PAK SAIFULLAH MANTAN WAGUB JATIM, KINI MEMIMPIN KOTA PASURUAN

 


    Saifullah Yusuf yang kerap disapa dengan panggilan Gus Ipul itu merupakan Putra dari pasangan Ahmad Yusuf Cholil dan Sholichah Hasbullo, pada awalnya bercita-cita ingin menjadi guru madrasah. Keinginan ini berawal dari keadaan madrasah yang menyedihkan di tempatnya. Ditambah lagi, sang ayah merupakan guru agama SD dan SMP sekaligus pegawai Departemen Agama. Untuk mengejar cita-cita mulianya, Gus Ipul menempuh pendidikan di Madrasah Ibtidaiyah Mambaul Ma’arif Denanyar Jombang dan SMP Islam Pasuruan. Dirinya pun tidak memilih dalam berteman. Sahabatnya datang dari berbagai kalangan.

Setelah lulus dari SMA, Pamannya KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) menganjurkan Gus Ipul untuk berkuliah di Jakarta. Ia pun memilih masuk jurusan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP), Universitas Nasional. Selain itu, Gus Ipul memperdalam ilmu dari Gus Dur yang pada masa itu tengah menjabat sebaga Ketua Umum PBNU. Inilah yang menjadi langkah awalnya di dunia politik.

          Saat usianya 44 tahun, Gus Ipul mendampingi Soekarwo maju dalam pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur. Setelah melewati 2 kali putaran serta pemilihan ulang putaran kedua di Kabupaten Bangkalan dan Sampang pada 21 Januari 2009, akhirnya terpilihlah Soekarwo dengan wakil Gus Ipul sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Jawa Timur.

Setelah memimpin bersama selama satu periode 2008-2013, pasangan ini kembali terpilih pada Pilgub 2013 untuk periode 2014-2019.
Pada tahun 2017, Gus Ipul maju sebagai Calon Gubernur dalam Pilgub 2018 mewakili PKB. Pada Pilgub kali ini, PDI Perjuangan juga memberikan rekomendasi Saifullah Yusuf sekaligus berpasangan dengan Bupati Banyuwangi Azwar Anas.
Namun, di tengah perjalanan, Azwar Anas mengundurkan diri dengan mengembalikan mandatnya ke PDI Perjuangan. Nama Puti Guntur Soekarno, anggota DPR sekaligus cucu Presiden Soekarno, dipilih PDIP Perjuangan menjadi pendamping Gus Ipul.

Setelah selesai menjalankan tugasnya sebagai Ketua Umum PP GP Ansor dia terpilih menjadi salah satu Ketua di PBNU di bawah kepemimpinan KH. Said Aqil Siraj. Ia terpilih menjadi anggota DPR dari PDIP dan pernah menjabat sebagai Menteri Negara Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal pada Kabinet Indonesia Bersatu dari Oktober 2004 hingga Mei 2007.

Gus Ipul kembali terpilih sebagai Wakil Gubernur Jawa Timur pada Pilgub Jatim 2013. Gus Ipul menjadi wakil gubernur mendampingi Soekarwo yang menjadi Gubernur Jatim.

Hal ini menandakan banyak warga Jatim yang puas dengan pimpinan Soekarwo dan Gus Ipul sehingga keduanya dipercaya kembali memimpin Jawa Timur.

KPU Kota Pasuruan menetapkan pasangan Saifullah Yusuf (Gus Ipul)  dan Adi Wibowo sebagai pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Pasuruan terpilih hasil Pilkada 2020.

Keduanya ditetapkan rapat pleno terbuka penetapan hasil Pilwali Kota Pasuruan, di Pasuruan, Jumat (22/1/2021). Dikutip dari Akun Instagramnya, gusipul_id, mantan wakil Gubernur Jatim dua periode itu mengaku lega acara penetapan berjalan lancar sesaui dengan agenda.

Gus Ipul menyatakan, dia bersama pasangannyaa akan mengemban jabatan ini dengan amanah dan membawa Pasuruan menjadi kota yang maju.

Dari 100 persen suara yang telah masuk Sirekap KPU pada Selasa (15/12), Gus Ipul-Adi meraup 73.271 suara atau 67,9 persen, sedangkan Teno-Hasjim hanya meraih 34.676 suara atau setara dengan 32,1 persen.

Suara Gus-Ipul tercatat mendominasi perolehan di empat kecamatan di Kota Pasuruan, yakni Kecamatan Gadingrejo, Kecamatan Purworejo, Kecamatan Bugul Kidul dan Kecamatan Panggungrejo.

Saifullah Yusuf (Gus Ipul)-Adi Wibowo, maju dalam kontestasi Pilkada Kota Pasuruan, dengan diusung koalisi partai PKB, Golkar, PKS, PAN, PPP dan didukung Partai Gelora. Mereka melawan sang petahana wali kota Raharto Teno Prasetyo, yang berpasangan dengan M Hasjim Asjari, yang diusung koalisi partai PDI Perjuangan, Hanura, NasDem dan Partai Gerindra.

Gus Ipul menggunakan strategi bertahan untuk mempertahankan posisinya sebagai incumbent. Dengan menggunakan konversi modal-modal (baik ekonomi, sosial, budaya dan simbolik) yang dimilikinya, Gus Ipul berusaha menggalang massa, yang sebagian besar adalah warga NU. Konversi modal-modal yang ada menjadi sebuah modal politik, memungkinkan Gus Ipul untuk meraih kemenangan dalam Pilgub Jatim 2018 ini.

Penggunaan teknologi dapat mempercepat kinerja pelayan publik di lingkungan Pemprov Jatim. Karena dengan teknologi, pemerintah bisa memberikan pelayanan publik yang baik, cepat, jelas, serta bisa menjangkau banyak orang. Begitu juga dengan Pegawai Negeri Sipil (PNS) harus profesional, mengerti dan bisa mengoperasikan teknologi informasi dalam menjalankan tugasnya sebagai pelayanan masyarakat.

    “Menjadi kebutuhan pemerintah untuk bisa memberikan pelayanan yang baik, cepat, dan jelas, sekaligus bisa menjangkau banyak orang. Salah satunya dengan menggunakan teknologi. Teknologi lah yang membuat pelayanan publik menjadi cepat,” kata Wakil Gubernur Jawa Timur, H Saifullah Yusuf saat membuka Seminar Digital Trend bertema “Pemanfaatan Website untuk Peningkatan Potensi Daerah” di Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Provinsi Jatim, Kamis (11/12).

4.     Riwayat Jabatan Pak Saifullah :

Ketua Senat Fisip Unas Jakarta (1988-1990)

Ketua HMI Cabang Jakarta (1990-1992)

Pengurus Pusat IPNU (1992-1994)

Ketua Pimpinan Pusat IPNU (1990-1995)

Wakil Sekjend PP GP Ansor (1995)

Sekretaris Jendral AMNU

Ketua Umum GP Ansor (1999-2010)

Anggotda DPR RI-Fraksi PDI Perjuangan (1999-2000)

Sekretaris Jendral DPP Partai Kebangkitan Bangsa (2002-2004)

Menteri Negara Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia (2004-2007)

Wakil Gubernur Jawa Timur (2009-2014, 2014-2019)

 

Referensi :

https://www.viva.co.id/siapa/read/587-saifullah-yusuf

https://amp.tirto.id/m/saifullah-yusuf-8W

https://surabaya.liputan6.com/read/4464976/resmi-ditetapkan-jadi-wali-kota-pasuruan-gus-ipul-insya-allah-amanah

https://www.cnnindonesia.com/nasional/20201215173218-32-582514/sirekap-pilkada-pasuruan-gus-ipul-unggul-lawan-jagoan-pdip

file:///C:/Users/User/Downloads/1425-3424-1-PB.pdf

http://kominfo.jatimprov.go.id/read/umum/42619

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perkembangan dan Kemajuan Teknologi

Program Studi Ilmu Pemerintahan UMM

Kabupaten Mojokerto Dikenal Sebagai Pusat Peradaban Kerajaan Majapahit