Kabupaten Mojokerto Dikenal Sebagai Pusat Peradaban Kerajaan Majapahit

 

Kabupaten Mojokerto merupakan salah satu daerah tertua di Jawa Timur. Kabupaten ini sangat erat kaitannya dengan kerajaan Majapahit yang pernah berjaya di Asia. Mojokerto ditetapkan berdiri pada 9 Mei 1293. Penetapan dilakukan melalui SK Bupati Mojokerto nomor 230 tahun 1993 pada tanggal 8 Mei 1993. Penetapan dilakukan setelah melalui deretan sidang-sidang DPRD Kabupaten Mojokerto. Sidang itu berdasar delapan peristiwa sejarah mulai dari kerajaan Majapahit, khasanah prasasti Kidung, Perjanjian Giyanti hingga kependudukan sekutu atau pemerintahan Inggris di Jawa. Tanggal 9 Mei 1293 dipilih berkaitan dengan kejadian yang melibatkan tentara kerajaan Majapahit, pimpinan Raden Wijaya. Tentara Majapahit berhasil mengalahkan pasukan Tartar, baik itu secara diplomatik maupun militer. Pasukan Tartar merupakan tentara kekaisaran Mongol. Pengumuman ini dipublikasikan di laman resmi Kabupaten Mojokerto. Informasi diambil dari buku kerja tahun 2004 pemerintah kabupaten Mojokerto.

 

                                     Sumber: timesindonesia.co.id

Dalam sejarahnya, Mojokerto dulunya merupakan wilayah pusat kekuasaan Kerajaan Majapahit. Kawasan ini mewarisi ragam budaya yang berasal dari Kerajaan Majapahit. Tidak mengherankan jika budaya Majapahit turut menghiasi dan mewarnai kehidupan masyarakat Mojokerto hingga sekarang. Menurut data BPS, tempat wisata di Kabupaten Mojokerto pada 2021 tercatat sebanyak 79 tempat. Rinciannya,  wisata alam 7 tempat, wisata kreasi 48 tempat, wisata edukasi dan minat khusus 12 tempat, wisata sejarah dan religi 12 tempat. Wisata alam yang cukup terkenal di kabupaten ini terutama berada di kawasan pegunungan di Kecamatan Pacet dan Trawas. Beberapa di antaranya adalah air terjun Coban Canggu, air terjun Grenjengan, air terjun Watu Ulo hingga pemandian air panas.

Selain wisata alam, sejumlah peninggalan sejarah Kerajaan Majapahit masih terawat dan menjadi obyek wisata. Sejumlah tempat itu banyak terdapat di Kecamatan Trowulan yang pernah jadi pusat Kerajaan Majapahit. Bangunan yang terkenal terdiri atas Candi Brahu, Candi Tikus, Candi Bajang Ratu, Candi Wringin Lawang, Candi Gentong, dan puluhan lainnya. Sepanjang tahun 2021, jumlah wisatawan yang berkunjung ke Kabupaten Mojokerto tercatat sebanyak 477.291 wisatawan domestik, turun drastis dibandingkan tahun 2020 sebanyak 832.330 wisatawan asing maupun domestik.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perkembangan dan Kemajuan Teknologi

Program Studi Ilmu Pemerintahan UMM